Teman-temanku dari Atap Bahasa

Jumat, 29 Februari 2008

Afrizal Malna dikenal sebagai penyair yang mampu melakukan pembebasan kata dari makna-makna sosial yang sudah melekat padanya. Sehingga—tanpa harus ”dimengerti”—puisi-puisi Afrizal menyuguhkan semacam tata visual yang bisa dirasakan oleh tubuh kita. Melalui puisi-puisi di buku ini Afrizal mengajak kita menguji kembali penglihatan mata kita—yang lazim dianggap sebagai indera utama—untuk memahami dunia.

isi_1

Lafadl Pustaka menerbitkan kumpulan puisi Afrizal Malna ini, selain demi memberi ruang untuk menyemarakkan dunia sastra Indonesia, juga dengan semangat untuk terus mencari kemungkinan lain di luar cara pandang dan pikiran yang sudah ada: suatu cara pandang mapan yang—meminjam puisi Afrizal— ”dibesarkan dalam bahasa Indonesia yang dijaga oleh tentara…

cover_1 isi_2

2 Responses to “Teman-temanku dari Atap Bahasa”

  1. Arsyad Salam Says:

    Afrizal Malna penyair milik bangsa yang selalu membebaskan kata dari kungkungan hirarkis birokrasi dan otorita penguasaan makna kata…

  2. ichak Says:

    bagaima cara memesan buku terbitan lafadl?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: