Oleh Bosman Batubara

(Exploration Geologist PT KPC, tulisan ini refleksi pribadi)

 

 

Tanpa bermaksud melepaskan diri dari diskusi dan perdebatan mengenai ideologi, tulisan ini hendak memaparkan mengenai beberapa hal yang sempat terekam oleh penulisnya sehubungan dengan ‘budaya kerja’, sebut saja begitu, antara lembaga sosial, dalam hal ini mungkin NGO, dengan korporasi. Catatan ini tak mengacu kepada referensi tertentu sebagai landasan teori. Hanya murni berdasarkan pengalaman personal penulisnya dalam bekerja di kedua jenis organisasi/lembaga di atas.

Salah satu yang paling membuat mangkel ketika bekerja di NGO adalah masalah waktu. Katakanlah rapat. Dalam beberapa kali kesempatan rapat yang pernah saya lalui, di NGO biasanya para peserta sudah menjadwalkan waktu tertentu untuk mengadakan rapat. Dan hasilnya biasanya rapat molor setengah, bahkan tak jarang mencapai satu jam.  Dalam rapatnya sendiri sering terjadi rapat yang berputar-putar. Membahas ini itu dengan pelbagai macam sudut pandang. Tak jarang apa yang sebenarnya menjadi tujuan para peserta rapat untuk dibicarakan malah tertinggal. Pembicaraan melebar ke sana kemari sehingga tujuan itu sendiri kadang meluas dan tak terbahas. Baca entri selengkapnya »